
Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Hanif Faisol Nurofiq, menyoroti bahwa sampah sisa makanan (food waste) masih menjadi penyumbang terbesar dalam total produksi sampah di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa mayoritas limbah makanan ini berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) tanpa optimalisasi pengelolaan yang berkelanjutan.
“Food waste masih menjadi komponen utama dalam tumpukan sampah nasional. Jika tidak dikelola dengan baik, ini akan terus membebani lingkungan dan mempercepat penuh kapasitas TPA di berbagai daerah,” ujar Hanif dalam keterangannya, Senin (18/3).
Berdasarkan data Kementerian LHK, sampah sisa makanan menyumbang lebih dari 40% dari total sampah nasional, disusul oleh sampah plastik dan anorganik lainnya. Hanif menegaskan bahwa pengelolaan food waste perlu ditingkatkan melalui reduksi di sumbernya, pemanfaatan sebagai kompos, serta teknologi pengolahan limbah organik.
Pemerintah saat ini tengah menggencarkan kampanye pengurangan food waste dengan melibatkan berbagai sektor, termasuk industri kuliner, rumah tangga, serta institusi pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat mengubah pola konsumsi masyarakat dan menekan jumlah limbah makanan yang berakhir di TPA.
Sumber: instagram – @infojkt
